Senin, 24 November 2014

SAP TUBERCOLOSIS

SATUAN ACARA PENYULUHAN
Tubercolosis (TBC)

Topik                           : Tubercuolosis (TBC)
Pokok Bahasan           : Pencegahan Tubercuolis
Target/sasaran             : Masyarakat
Hari/tanggal                : Selasa, 25 November 2014
Waktu                         : 09.00-09.15 wib ( 15menit )
Tempat                        : Balai desa

A.                Identifikasi masalah
Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2005 memperkirakan terdapat 8,8 juta penderita TBC dan 1,6 diantaranya mengalami kematian. TBC merupakan penyebab kematian nomor tiga di Indonesia setelah penyakit kardiovaskular dan penyakit saluran pernafasan, dan penyebab kematian nomor satu pada golongan penyakit infeksi/menular. Indonesia sendiri merupakan negara ketiga terbesar dengan masalah TBC di dunia dengan angka kematian satu orang tiap lima menit.

B.                 Tujuan
1)      Tujuan Umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan agar peserta atau klien dapat mengetahui  tentang penyakit TBC, memahami bagaimana proses penularan dan gejala penyakit TBC sehingga dapat menjaga kesehatan dan lingkungan sekitar.
2)      Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat mampu:
1.      Memahami pengertian Tubercuolosis
2.      Mengetahui tanda-tanda penyakit Tubercuolosis
3.      Mengetahui cara penularan Tubercuolosis
4.      Mengetahui pencegahan Tubercuolosis
5.      Mengetahui pengobatan Tubercuolosis
C.                 Pelaksanaan Kegiatan
1.      Topik                           : Tubercolosis (TBC)
2.      Sasaran                        : masyarakat
3.      Metode                        : Ceramah, Tanya jawab
4.      Media dan Alat           : LCD, Leaflet
5.      Waktu dan Tempat     : 09.00-09.15 dibalai desa
6.      Materi                          : terlampir
7.      Pelaksana                    : Ai Novita

D.                Strategi Kegiatan
No
Waktu
Kegiatan
Peserta
1
3 menit
Pembukaan :
1.      Memberikan  salam
2.      Memperkenalkan diri
3.      Menjelaskan tujuan penyuluhan
4.      Menyebutkan materi atau pokok bahasan yang di sampaikan



1.      Menjawab salam
2.      Mendengarkan dan memperhatikan
10 menit
Kegiatan Inti :
1.      Menjelaskan pengertian Tubercolosis Paru
2.      Menyebutkan tanda dan gejala Tubercolosis Paru
3.      Menyebutkan cara penularan Tubercuolosis Paru
4.      Menyebutkan pencegahan Tubercuolosis Paru
5.      Menyebutkan  pengobatan Tubercuolosis Paru


1.      Mendengarkan dan memperhatikan
2.      Tanya jawab
3
2 menit
Penutup :
1.      Menyimpulkan materi yang telah disampaikan
2.      Menyampaikan terima kasih tas waktu yang telah diberikan oleh peserta
3.      Mengucapkan salam



a.       Menjawab salam











LAMPIRAN MATERI
TUBERCOLOSIS (TBC)

A.    Pengertian
Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tubeculosis.
B.     Tanda-tanda penyakit TBC
Sebagian besar seseorang yang terinfeksi menunjukan demam tingkat rendah, keletihan, anoreksia, penurunan berat badan, berkeringat malam, nyeri dada, dan batuk menetap. Batuk pada awalnya mungkin nonproduktif, tetapi dapat berkembang ke arah pembentukan sputum mukopurulen dengan hemoptisis.
1.      Gejala respiratorik, meliputi:
a.       Batuk
Gejala batuk timbul paling dini dan merupakan gangguan yang paling sering dikeluhkan. Mula-mula bersifat non produktif kemudian berdahak bahkan bercampur darah bila sudah ada kerusakan jaringan.
b.      Batuk Darah
Darah yang dikeluarkan dalam dahak bervariasi, mungkin tampak berupa garis atau bercak-bercak darak, gumpalan darah atau darah segar dalam jumlah sangat banyak. Batuk darak terjadi karena pecahnya pembuluh darah. Berat ringannya batuk darah tergantung dari besar kecilnya pembuluh darah yang pecah
c.       Sesak Napas   
Gejala ini ditemukan bila kerusakan parenkim paru sudah luas atau karena ada hal-hal yang menyertai seperti efusi pleura, pneumothorax, anemia dan lain-lain.


d.      Nyeri Dada
Nyeri dada pada TB paru termasuk nyeri pleuritik yang ringan. Gejala ini timbul apabila sistem persarafan di pleura terkena.
1.      Gejala Sistemik, Meliputi:
a.       Demam
Merupakan gejala yang sering dijumpai biasanya timbul pada sore dan malam hari mirip demam influenza, hilang timbul dan makin lama makin panjang serangannya sedang masa bebas serangan makin pendek.
b.      Gejala sistemik lain
Gejala sistemik lain ialah keringat malam, anoreksia, penurunan berat badan serta malaise.Timbulnya gejala biasanya gradual dalam beberapa minggu-bulan, akan tetapi penampilan akut dengan batuk, panas, sesak napas walaupun jarang dapat juga timbul menyerupai gejala pneumonia.


C.    Penularan TBC
Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman disebarkan kepada orang lain melalui batuk, bersin, meludah disembarang tempat dari orang yang menderita penyakit TBC. Kuman tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui udara pernafasan ke dalam paru. Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja.

D.    Pencegahan TBC
1.      Untuk Penderita TBC Paru
a)      Minum obat secara teratur sampai selesai.
b)      Menutup mulut waktu bersin atau batuk.
c)      Tidak meludah di sembarang tempat.
d)     Meludah di tempat yang kena sinar matahari atau di tempat yang diisi sabun atau karbol
e)      Makan makanan yang bergizi
f)       Berhenti merokok, minum alkohol, narkoba dan sering begadang
2.      Untuk keluarga
a)      Jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur,
b)      Buka jendela lebar-lebar agar udara segar & sinar matahari dapat masuk, karena kuman TBC akan mati bila terkena sinar matahari
c)      Vaksin BCG untuk bayi baru lahir.

3.      Pengobatan TBC
Penyakit TBC dapat disembuhkan, bila berobat dengan teratur dan benar sampai tuntas selama 6-8 bulan. Tahap pemberian obat :
1.      Tahap Intensif
-          Selama 2 bulan
-          Obat diminum setiap hari
-          Obat diminum pagi hari, sebelum makan/saat perut kososng
2.      Tahap Lanjutan
-          Selama 4 bulan
-          Obat diminum 3 x seminggu

-          Obat diminum pagi hari, sebelum makan/saat perut kosong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar